Author . Paboi Jatim
Author Contact. @paboicabjatim
SURABAYA, PABOI JATIM – Program Studi Subspesialis Orthopaedi dan Traumatologi FK Universitas Airlangga bersama PABOI Cabang Jawa Timur menggelar penyuluhan dan skrining skoliosis di SMP Negeri 1 Surabaya, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu diikuti sekitar 1.100 pelajar kelas VII, VIII, dan IX, dan menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-76 Ikatan Dokter Indonesia.
Agenda ini dikemas sebagai Aksi Remaja Spensa Hebat (ARSHA) 2026 bertema "Hidup Sehat, Aktif, dan Produktif melalui Deteksi Dini Skoliosis", hasil kolaborasi FK Universitas Airlangga, PABOI Jawa Timur, dan Komite SMP Negeri 1 Surabaya.
Rangkaian dibuka dengan penampilan One Spark, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Spensa, pembacaan ayat suci Alquran beserta sari tilawah, dan doa bersama. Sambutan disampaikan Ketua Panitia ARSHA dr. Henriette Agustia Wijayanti, Ketua Komite dr. Siska Citra Amalia, Sp.THT-BKL, serta Kepala Sekolah Eko Widyani, S.Pd., M.Pd. Hadir pula perwakilan Ketua PABOI Cabang Jawa Timur dr. Pramono Ari Wibowo, Sp.OT., Subsp.T.L.B.M. dan perwakilan Kepala Departemen Orthopaedi dan Traumatologi Dr. dr. Lukas Widhiyanto, Sp.OT., Subsp.OT.B.
Berbeda dari penyuluhan biasa, peserta menjalani pemeriksaan gejala skoliosis sebelum menerima materi. Siswa bergantian diperiksa posturnya untuk mengenali tanda awal kelengkungan tulang belakang.
Temuan yang memerlukan perhatian lanjutan diarahkan untuk pemeriksaan medis lebih mendalam. Skrining semacam ini relevan secara klinis. Kementerian Kesehatan melalui Keputusan Menkes mendorong program deteksi dini skoliosis idiopatik remaja berbasis sekolah, dengan pemeriksaan Adam's Forward Bending Test menggunakan skoliometer pada usia 8–15 tahun.
Setelah pemeriksaan, moderator Dr. dr. Putri Hendria Wardhani, Sp.D.V.E. memperkenalkan para narasumber untuk memasuki acara selanjutnya.
Baca juga: Waspadai Gejala Awal dan Berbagai Jenis Skoliosis!
Sesi pertama diisi dr. Aries Rakhmat Hidayat, Sp.OT., Subsp.OT.B yang memaparkan materi edukasi skoliosis, dilanjutkan diskusi dan tanya jawab bersama peserta. Sesi kedua menghadirkan dr. Dyah Intania Sari, Sp.KFR., M.S.(K) yang membahas penanganan serta rehabilitasi pada kasus skoliosis.
"Melalui deteksi dini, orang tua bisa mengetahui apabila ada kondisi pada tubuh anak yang membutuhkan penanganan," ujar Siska di Surabaya, Rabu (21/10/2026).
Kepala Sekolah Eko Widyani menambahkan, pemahaman tulang belakang perlu dimulai sejak bangku SMP agar siswa dan orang tua memahami kondisi tubuh anak lebih awal. Suasana kegiatan tetap cair lewat games interaktif, kuis, dan doorprize di sela sesi materi, lalu ditutup penyerahan plakat dan penampilan CG Band.
Satu hal yang ditekankan dalam edukasi hari itu: anak yang tidak mengeluh sakit punggung belum tentu memiliki tulang belakang yang lurus. Skoliosis adalah kelengkungan tulang belakang kearah samping yang pada banyak remaja berjalan tanpa nyeri, sehingga perubahannya lebih sering terlihat daripada terasa. Masa SMP termasuk rentang usia ketika lengkungan mulai tampak.
Karena itu, orang tua dapat melakukan pengamatan awal di rumah. Minta anak berdiri santai, lalu amati punggungnya dari belakang. Bandingkan tinggi bahu dan panggul antara sisi kiri dan kanan. Setelah itu, minta anak membungkuk ke depan dengan lengan menjuntai, dan perhatikan apakah kedua sisi punggung tampak berbeda.
Pengamatan ini hanya penyaring awal, bukan penentu diagnosis. Bila ada yang tampak janggal, langkah berikutnya tetap pemeriksaan dokter. Pesan itu pula yang diangkat dalam publikasi kegiatan: mata orang tua adalah deteksi pertama.
Kegiatan ini menjadi wujud tema HUT ke-76 IDI "IDI Berkemajuan Berbakti untuk Bangsa" yang diperingati 24 Oktober 2026, tiga hari setelah acara berlangsung. Lewat pemeriksaan postur yang dilakukan langsung di sekolah, PABOI Jawa Timur membawa layanan spesialis keluar dari ruang praktik dan mendekatinya ke bangku pelajar. Bagi siswa, ini kesempatan mengenali tubuhnya sendiri; bagi orang tua, ini pintu masuk untuk tahu lebih awal bila ada yang perlu ditangani.
Baca juga: Tanda-tanda Tulang Mulai Melemah
Melalui kegiatan ini, PABOI Jawa Timur menegaskan peran organisasi tidak berhenti pada layanan klinis, tetapi juga menjangkau komunitas sekolah demi generasi dengan tulang belakang yang lebih sehat.
Medical Oct 26, 2026
Mandi Malam Menyebabkan Rematik, Apa Kata Dokter Ortopedi?Author . Paboi Jatim
Medical Oct 26, 2026
Pakai Pen Tulang Lebih Mudah Tersambar Petir Mitos atau Fakta?Author . Paboi Jatim
Medical Oct 02, 2026
Pemenuhan SKP Dokter Kini Lebih Fleksibel: 160 SKP dalam 5 TahunAuthor . Paboi Jatim
Paboi Jatim Sep 29, 2026
ORTHOPAEDIC 101 Batch 4: Scientific Workshop Orthopaedi oleh PABOI Cabang Jawa TimurAuthor . Paboi Jatim
Medical Sep 01, 2026
ORTHOPAED101 Batch 4 Hadir di Tulungagung, Perkuat Pemahaman Dasar dan Keterampilan Praktis OrthopaediAuthor . Paboi Jatim
Knowledge Aug 21, 2026
Semua Berawalan "Spondilo" tapi Diagnosis Bisa Sangat BerbedaAuthor . dr. Erreza Rahadiansyah, Sp.OT, SubSp. Spine(K)
Paboi Jatim Aug 20, 2026
PABOI Jawa Timur Turut Bergerak untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTTAuthor . Paboi Jatim
Medical Aug 06, 2026
Apa Saja Tanda-Tanda Tulang Mulai Melemah?Author . Ganang Dwi Cahyono, dr., Sp.OT
Medical Jul 31, 2026
Mengapa patah tulang tidak boleh dipijat ataupun diurut?Author . Rosihan Effendi, dr., SpOT
Paboi Jatim Jul 19, 2026
PABOI Jatim Tandatangani MoU dengan Masbuhin & Partners Law FirmAuthor . Paboi Jatim
Paboi Jatim Jul 06, 2026
PABOI Cabang Jawa Timur Hadiri Pelantikan Ketua IDI Jawa Timur Masa Bakti 2026-2029Author . Paboi Jatim
Paboi Jatim Jul 01, 2026
PABOI Cabang Jawa Timur Berpartisipasi dalam Bakti Sosial Layanan Kesehatan LansiaAuthor . Paboi Jatim
Medical Jun 20, 2026
Polidaktili: Kenali, Pahami, dan TindakiAuthor . dr. Wirindro Wisnubroto, Sp.OT(K)
Paboi Jatim Jun 16, 2026
Forum Silaturahmi dan RTD PABOI Jatim Korwil Sidoarjo 2026Author . Paboi Jatim
Medical May 15, 2026
Perbedaan Gips dan Pen, manakah yang lebih baik?Author . dr. Ananta Naufal Habibi, SpOT
Medical Apr 25, 2026
Mandi Malam Menyebabkan Rematik, Apa Kata Dokter Ortopedi?Author . Paboi Jatim
Medical Mar 10, 2026
Merasa kekakuuan lutut setelah bangun tidur?Author . Ixnatius Ariyando, dr., Sp.O.T.Subsp.P.Lb(K)
Knowledge Feb 05, 2026
Pengaruh Konsumsi Kafein Terhadap OsteoporosisAuthor . Henry Tirtosuharto, dr., Sp.OT, AIFO-K
Medical Jan 20, 2026
Cedera Achilles Kevin Durant: Pelajaran Penting Untuk Atlet BasketAuthor . Paboi Jatim
Paboi Jatim Dec 15, 2025
Seminar Ilmiah dan Kongres PABOI Jawa Timur Bahas Penanganan Osteoporosis TerkiniAuthor . Paboi Jatim
Paboi Jatim Dec 15, 2025
PABOI Jawa Timur Gelar Seminar Financial Freedom, Dorong Dokter Lebih Melek Perencanaan KeuanganAuthor . Paboi Jatim
Paboi Jatim Nov 01, 2025
Rahasia Kompres Dingin: Cara Ampuh Redakan Nyeri Cedera!Author . Ritzky Pratomo Affan, dr., Sp.OT
Knowledge Oct 27, 2025
Waspadai Gejala Awal dan Berbagai Jenis Skoliosis!Author . dr. Erreza Rahadiansyah, Sp.OT., Subsp.O.T.B(K)
Medical Jan 24, 2025
WASPADA 3 MOMEN YANG BERPOTENSI: CEDERA LUTUT PADA OLAHRAGA BASKETAuthor . dr. Febrian Brahmana, M.Ked.Klin., Sp.OT(K) Hip & Knee
Tips Kesehatan Nov 14, 2024
Manfaat dan Panduan Aman Penggunaan Kompres Hangat untuk Nyeri PunggungAuthor . dr. Yvonne Sarah K. Bintaryo, Sp.O.T.Subsp.O.T.B(K)
Medical Nov 13, 2024
Nyeri Tulang? Coba cek yang satu ini: OSTEOARTHRITISAuthor . dr. Nanang Hari Wibowo, Sp.O.T.Subsp.P.L(K)
Medical Nov 12, 2024
Apakah patah pinggul pada pasien lansia harus dioperasi?Author . dr. Glen Purnomo, Sp.OT(K)
Medical Dec 18, 2023
Tak Sendiri Menghadapi Nyeri SendiAuthor . dr. Reyner Valiant Tumbelaka, M.Ked.Klin., Sp.OT
Medical Jun 09, 2023
Kerja Daring Makin Nge-Tren, Waspadai Penyakit Tangan Akibat SmartphoneAuthor . Erfan Nasrullah, dr.,M.Ked.Klin, Sp.OT
Medical Jun 07, 2023
7 Mitos Tulang Keropos: Mana sih yang benar?Author . dr. Kukuh Dwiputra H., Sp.OT(K)