Author . Paboi Jatim
Author Contact. @@paboicabjatim
Mandi malam belum terbukti menyebabkan rematik. Namun, pada sebagian orang yang sudah memiliki keluhan sendi, air atau udara dingin dapat membuat sendi yang sudah nyeri terasa lebih kaku, kencang, atau sulit digerakkan.
Dalam wawancara bersama Tim PABOI Jatim, dr. Muhammad Dimas Arya Candra Permana, Sp.OT, menjelaskan bahwa belum ada penelitian yang membuktikan mandi malam sebagai penyebab rematik. Menurut beliau, rematik pada dasarnya merupakan peradangan pada sendi yang berkaitan dengan kelainan autoimun maupun genetik.
Lantas, mengapa mandi malam sering dikaitkan dengan rematik? Apakah anggapan tersebut sepenuhnya keliru, atau ada hal yang perlu diperhatikan?
Anggapan bahwa mandi malam menyebabkan rematik lebih tepat disebut mitos. Hingga saat ini belum ada bukti penelitian yang cukup kuat untuk menunjukkan bahwa kebiasaan mandi malam dapat memicu timbulnya penyakit rematik.
Sebuah kajian literatur di Indonesia yang membahas hubungan mandi malam dengan rematik pada lansia juga menyimpulkan bahwa mandi malam tidak terbukti menjadi penyebab langsung rheumatoid arthritis (RA). Namun, memang pada orang yang sudah mengalami keluhan sendi, paparan air dingin bisa membuat nyeri terasa lebih mengganggu.
Di sinilah pentingnya membedakan penyebab penyakit dan faktor yang dapat memperburuk gejala. Mandi malam bukan berarti akan membuat seseorang terkena rematik. Akan tetapi, jika sebelumnya sudah memiliki masalah sendi, kondisi dingin mungkin membuat rasa nyeri atau kaku lebih terasa.
Baca juga: Merasa kekakuan lutut setelah bangun tidur?
Dalam percakapan sehari-hari, istilah rematik sering digunakan untuk menyebut berbagai keluhan nyeri sendi. Padahal, rematik bukan nama untuk satu penyakit tertentu. Istilah ini mencakup beragam kondisi yang dapat menyerang sendi, otot, tulang, hingga jaringan di sekitarnya.
Salah satu jenis rematik yang sering dimaksud adalah rheumatoid arthritis (RA). RA merupakan penyakit autoimun, yaitu kondisi ketika sistem imun keliru menyerang jaringan sendi. Faktor genetik juga dapat berperan pada kecenderungan seseorang mengalami RA.
Namun, “rematik” tidak selalu berarti rheumatoid arthritis. Dua kondisi lain yang sering disebut masyarakat sebagai rematik adalah osteoarthritis dan asam urat. Karena penyebabnya berbeda, cara pencegahan dan pengobatannya juga berbeda. Karena itu, keluhan “rematik” tidak boleh langsung disamakan dengan rheumatoid arthritis.
Baca juga: Nyeri Tulang? Coba cek yang satu ini: OSTEOARTHRITIS
Beberapa orang dengan gejala osteoarthritis atau rheumatoid arthritis mengatakan bahwa udara dingin membuat sendi terasa lebih kaku atau nyeri. Pada kasus orang yang sudah memiliki peradangan atau kerusakan sendi, dingin dapat mempengaruhi kenyamanan pergerakan serta persepsi nyeri.
Meski begitu, respons setiap orang terhadap suhu dingin tidak selalu sama. Hubungan antara cuaca dingin dan keluhan sendi juga masih terus diteliti. Temuan dari penelitian observasional belum cukup untuk memastikan bahwa dingin secara langsung menyebabkan nyeri sendi pada semua orang.
Dengan kata lain, dingin bisa membuat keluhan yang sudah ada terasa lebih berat, tetapi bukan berarti dingin menjadi penyebab rematik pada orang yang sebelumnya sehat.
Bagi Anda yang sering mengalami nyeri atau kekakuan sendi, mandi malam tetap bisa dilakukan dengan memperhatikan kenyamanan tubuh. Beberapa hal berikut dapat dicoba:
Langkah-langkah tersebut bertujuan membantu menjaga kenyamanan, bukan menyembuhkan rematik. Jika nyeri terus berulang, jangan hanya mengandalkan perubahan kebiasaan mandi untuk mengatasinya.
Baca juga: Tak Sendiri Menghadapi Nyeri Sendi
Mandi malam tidak terbukti menyebabkan rematik. Namun, suhu dingin dapat membuat sebagian orang yang sudah memiliki masalah sendi terasa lebih nyeri atau kaku.
Karena itu, Anda tidak perlu menghindari mandi malam hanya karena takut terkena rematik. Gunakan air dengan suhu yang nyaman dan perhatikan respons tubuh. Jika nyeri sendi sering muncul, berlangsung lama, atau semakin mengganggu, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Medical Oct 26, 2026
Mandi Malam Menyebabkan Rematik, Apa Kata Dokter Ortopedi?Author . Paboi Jatim
Medical Oct 26, 2026
Pakai Pen Tulang Lebih Mudah Tersambar Petir Mitos atau Fakta?Author . Paboi Jatim
Medical Oct 02, 2026
Pemenuhan SKP Dokter Kini Lebih Fleksibel: 160 SKP dalam 5 TahunAuthor . Paboi Jatim
Paboi Jatim Sep 29, 2026
ORTHOPAEDIC 101 Batch 4: Scientific Workshop Orthopaedi oleh PABOI Cabang Jawa TimurAuthor . Paboi Jatim
Medical Sep 01, 2026
ORTHOPAED101 Batch 4 Hadir di Tulungagung, Perkuat Pemahaman Dasar dan Keterampilan Praktis OrthopaediAuthor . Paboi Jatim
Knowledge Aug 21, 2026
Semua Berawalan "Spondilo" tapi Diagnosis Bisa Sangat BerbedaAuthor . dr. Erreza Rahadiansyah, Sp.OT, SubSp. Spine(K)
Paboi Jatim Aug 20, 2026
PABOI Jawa Timur Turut Bergerak untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTTAuthor . Paboi Jatim
Medical Aug 06, 2026
Apa Saja Tanda-Tanda Tulang Mulai Melemah?Author . Ganang Dwi Cahyono, dr., Sp.OT
Medical Jul 31, 2026
Mengapa patah tulang tidak boleh dipijat ataupun diurut?Author . Rosihan Effendi, dr., SpOT
Paboi Jatim Jul 19, 2026
PABOI Jatim Tandatangani MoU dengan Masbuhin & Partners Law FirmAuthor . Paboi Jatim
Paboi Jatim Jul 06, 2026
PABOI Cabang Jawa Timur Hadiri Pelantikan Ketua IDI Jawa Timur Masa Bakti 2026-2029Author . Paboi Jatim
Paboi Jatim Jul 01, 2026
PABOI Cabang Jawa Timur Berpartisipasi dalam Bakti Sosial Layanan Kesehatan LansiaAuthor . Paboi Jatim
Medical Jun 20, 2026
Polidaktili: Kenali, Pahami, dan TindakiAuthor . dr. Wirindro Wisnubroto, Sp.OT(K)
Paboi Jatim Jun 16, 2026
Forum Silaturahmi dan RTD PABOI Jatim Korwil Sidoarjo 2026Author . Paboi Jatim
Medical May 15, 2026
Perbedaan Gips dan Pen, manakah yang lebih baik?Author . dr. Ananta Naufal Habibi, SpOT
Medical Apr 25, 2026
Mandi Malam Menyebabkan Rematik, Apa Kata Dokter Ortopedi?Author . Paboi Jatim
Medical Mar 10, 2026
Merasa kekakuuan lutut setelah bangun tidur?Author . Ixnatius Ariyando, dr., Sp.O.T.Subsp.P.Lb(K)
Knowledge Feb 05, 2026
Pengaruh Konsumsi Kafein Terhadap OsteoporosisAuthor . Henry Tirtosuharto, dr., Sp.OT, AIFO-K
Medical Jan 20, 2026
Cedera Achilles Kevin Durant: Pelajaran Penting Untuk Atlet BasketAuthor . Paboi Jatim
Paboi Jatim Dec 15, 2025
Seminar Ilmiah dan Kongres PABOI Jawa Timur Bahas Penanganan Osteoporosis TerkiniAuthor . Paboi Jatim
Paboi Jatim Dec 15, 2025
PABOI Jawa Timur Gelar Seminar Financial Freedom, Dorong Dokter Lebih Melek Perencanaan KeuanganAuthor . Paboi Jatim
Paboi Jatim Nov 01, 2025
Rahasia Kompres Dingin: Cara Ampuh Redakan Nyeri Cedera!Author . Ritzky Pratomo Affan, dr., Sp.OT
Knowledge Oct 27, 2025
Waspadai Gejala Awal dan Berbagai Jenis Skoliosis!Author . dr. Erreza Rahadiansyah, Sp.OT., Subsp.O.T.B(K)
Medical Jan 24, 2025
WASPADA 3 MOMEN YANG BERPOTENSI: CEDERA LUTUT PADA OLAHRAGA BASKETAuthor . dr. Febrian Brahmana, M.Ked.Klin., Sp.OT(K) Hip & Knee
Tips Kesehatan Nov 14, 2024
Manfaat dan Panduan Aman Penggunaan Kompres Hangat untuk Nyeri PunggungAuthor . dr. Yvonne Sarah K. Bintaryo, Sp.O.T.Subsp.O.T.B(K)
Medical Nov 13, 2024
Nyeri Tulang? Coba cek yang satu ini: OSTEOARTHRITISAuthor . dr. Nanang Hari Wibowo, Sp.O.T.Subsp.P.L(K)
Medical Nov 12, 2024
Apakah patah pinggul pada pasien lansia harus dioperasi?Author . dr. Glen Purnomo, Sp.OT(K)
Medical Dec 18, 2023
Tak Sendiri Menghadapi Nyeri SendiAuthor . dr. Reyner Valiant Tumbelaka, M.Ked.Klin., Sp.OT
Medical Jun 09, 2023
Kerja Daring Makin Nge-Tren, Waspadai Penyakit Tangan Akibat SmartphoneAuthor . Erfan Nasrullah, dr.,M.Ked.Klin, Sp.OT
Medical Jun 07, 2023
7 Mitos Tulang Keropos: Mana sih yang benar?Author . dr. Kukuh Dwiputra H., Sp.OT(K)